testimonial Penerima

Alquran Braille

Iskandarsyah (Trainer Super Memori Asma’ul Husna)

sebelum bertemu dengan Ummi Maktum Voice, saya sudah mempunyai Al Quran Braille tanpa terjemahan, karena tempat tinggal yang belum menetap , maka saya titipkan Al Quran itu di rumah saudara. Hal tersebut terpaksa saya lakukan karena seringnya berpindah tempat sehingga mengakibatkan al quran mengalami kerusakan seperti menjadi cepat kotor, lusuh dan huruf-huruf timbulnya menjadi rata.

setelah dititipkan di rumah saudara tersebut, justru alquran itu malah tak aman, banyak juz yang hilang karena sering dipinjam-pinjamkan kepada yang lain dan tidak dikembalikan. Sedih hati saya waktu itu karena Al Quran yang saya miliki hanya satu-satunya dan untuk membelinya pun harganya cukup mahal.

Sehubungan dengan pentingnya Al Quran tersebut sebagai pedoman hidup manusia dan kitab suci umat Islam, sebagai seorang muslim saya ingin memilikinya lagi. Tak hanya mendengar dari mesjid-mesjid atau dari kaset-kaset murotal, lebih dari itu saya ingin sekali memilikinya. Maka mulailah saya menabung untuk membeli Al Quran Braille. Tetapi karena harga Al Quran braille begitu mahal sehingga tabungan yang saya milikipun belum sampai juga untuk membelinya, malah tabungan yang ada sering terganggu oleh kebutuhan hidup sehari-hari yang tak kalah pentingnya saat itu. Sebagai kepala rumah tangga, saya juga memiliki kewajiban untuk menghidupi anak dan istri saya.

Di tengah kebingungan ini, saya mendengar ada LSM yang membagikan Al Quran Braille secara Cuma-Cuma. Saya langsung saja mencari kebenaran informasi tersebut dan sampailah pada tanggal 30 Juli 2008 dalam acara Launching 1000 set Al Quran Braille, saya termasuk kepada 125 orang penerima tahap awal Al Quran Braille yang dibagikan LSM Ummi Maktum Voice dalam program 1000 set Al Quran Braille 2008 – 2010.

Saya sangat bersyukur kepada Allah dipertemukan dengan Ummi Maktum Voice dan mengucapkan terimakasih kepada para donator yang telah dengan rela hati memberikan hartanya untuk dibelikan Al Quran Braille yang secara harga sangat mahal dan secara ukuran sangat berat.
Mudah-mudahan segala amal yang telah diukir menjadi prestasi disisi Allah.

Setelah memiliki Al Quran Braille, saya bertekad untuk menyebarkan informasi ini kepada teman-teman dipelosok Indonesia agar mendaftarkan diri menjadi calon penerima Al Quran Braille pada tahap berikutnya.

Hj. Nuraini, ( Juara MTQ nasional)

Sewaktu UMV belum resmi menjadi sebuah LSM, sekitar tahun 2005 saya menerima al quran braille tepatnya dalam program 100 set Al
Quran Braille. Pada waktu itu saya merasa sangat senang bahkan untuk mengekspresikan rasa senang itu saya menyimpan Al Quran tersebut di tempat tinggal asal saya yaitu Riau Sumatra utara.

Sayangnya tahun 2007 rumah orang tua saya di sana terbakar karena korslet listrik. Semua barang yang ada di dalam rumah hangus terbakar termasuk Al Quran Braille yang saya miliki. Mendengar kabar tersebut hati saya sangat sedih. Ada rasa penyesalan dalam hati ini, mengapa dulu Al Quran itu tidak disimpan saja di Bandung, tempat saya belajar? Tapi hal itu sudah terjadi dan Al Quran sudah hangus, saya hanya bisa menerima dengan lapang dada.

Berat sekali hati ini untuk menyampaikan pada UMV bahwa Al Quran yang saya miliki sudah terbakar, Namun berkat kasih sayang Allah, tanpa di sangka-sangka saat Launching 1000 set Al Quran Braille, ada salah satu penerima yang tidak hadir dan akhirnya Al Quran yang diperuntukan untuknya diberikan kepada saya, pemberian tersebut dilakukan karena ada salah satu pengurus yang tahu bahwa saya sudah tidak memiliki Al Quran. Untuk penerima yang tidak hadir akan menerima AlQuran pada pembagian tahap kedua.

Sebenarnya saya menghadiri acara Launching 1000 set alquran Braille karena dihubungi panitia untuk membuka acara tersebut.
Saya memiliki tekad untuk belajar membaca Al Quran satu lembar dalam sehari, sebab meskipun dari segi hafalan saya merasa cukup kuat, namun dari segi bacaan saya masih sangat kesulitan.

Terimakasih yang sangat dalam saya ucapkan kepada
para donatur program pemberantasan buta huruf Al Quran Braille LSM Ummi Maktum Voice yang telah menitipkan hartanya untuk dibelikan Al Quran Braille dan pembinaannya.
Mudah-mudahan amal kebaikan Ibu dan Bapak dicatat sebagai kebaikan yang tiada tara dan berlipat balasan pahala dari Allah SWT, karena hanya Dialah yang dapat membalas kebaikan yang telah diberikan pada kami sebagai penerima Al Quran Braille.