MAQOMAT LEARNING Bersama MUZAMMIL HASBALLAH

MAQOMAT LEARNING Bersama MUZAMMIL HASBALLAH

Kajian rutin yang diadakan oleh Majelis Taklim Kota Baru Parahyangan, pada kesempatan kali ini Rabu 2 Agustus 2017 pengajian diisi oleh seorang qori muda yaitu Muzammil Hasballah. Acara yang diadakan di Mesjid Al-Irsyad Kota Baru Parahyangan itu dipenuhi oleh ibu-ibu, bapak-bapak serta para anak muda. Karena tema dari kajian kali ini yaitu tentang Maqomat Learning.

Maqomat, apa itu maqomat? Maqomat adalah kumpulan jenis-jenis irama dalam membaca Al-Qur’an. Sesuai dengan surah Al-Muzammil ayat 4 bahwa membaca Al-Qur’an itu harus perlahan-lahan dalam arti membacanya harus tartil dan dimaknai setiap ayatnya, hal ini juga disebutkan oleh Ibnu Katsir bahwa dalam membaca Al-Qur’an itu harus perlahan-lahan sesuai dengan diturunkannya.

Muzammil, seorang qori muda. Setiap orang yang mendengar suaranya pasti selalu tersentuh dengan irama bacaan Al-Qur’an yang selalu beliau bacakan. Meskipun kita tidak memahami makna dari ayat Al-Qur’an akan tetapi kita tersentuh dengan bacaan yang selalu beliau bacakan. Dan hal ini juga yang bisa membuat kita semangat untuk mempelajari Al-Qur’an.

Al-Qur’an sebagai penyejuk hati, ketika hati kita gelisah dengan mendengarkan bacaan Al-Qur’an hati kita menjadi tenang. Semoga kita semua lebih mencintai lagi Al-Qur’an dan setiap bacaan yang kita bisa menjadi penyejuk hati kita.

Dalam kegiatan tersebut, kami turut hadir untuk memperkenalkan Al-Qur’an Braille bagi insan tuna netra, karena dalam membaca Al-Qur’an itu tidak ada yang harus dibedakan. Al-Qur’an tetap sama, dan maqomat learning juga bisa diterapkan bagi semua insan tuna netra muslim agar bisa lebih mencintai lagi Al-Qur’an.