Antusias Anak didik Wyataguna mengikuti Sanlat Ramadhan

Antusias Anak didik Wyataguna mengikuti Sanlat Ramadhan

Senin, 5 Juni 2017, Selain di gelar di Sekretariat LSM UMV kegiatan Pesantren Ramadhan dan pelatihan membaca Al-Qur’an braille juga di laksanakan di Panti Sosial Wiyata Guna yang berada di bawah Kementrian Sosial, Bapak Indra dan Ibu Tineu karyawan sekaligus instruktur agama mengatakan ada sekitar 165 orang penyandang tuna netra yang mengikuti pelatihan ini, yang terdiri dari 65 orang yang menjalani pendidikan formal dan 100 orang yang menjalani pendidikan non formal, dan usianya juga beragam dari mulai SD sampai yang berada di perguruan tinggi.

Metode pembelajaran yang digunakan, yaitu dengan cara pembagian kelompok yang terdiri dari sekitar 10 kelompok yang disesuaikan dengan tingkat materi yang dipelajari oleh peserta. Di sini juga mereka terlihat antusian sekali dalam belajar bahkan ada salah satu di antara mereka yang sudah mulai menghafal Al-Quran. Di panti sosial ini para tuna netra berasal dari dari kota yang berbeda-beda, salah satunya yaitu Dewi dan Isma yang berasal dari Cianjur yang sekarang mereka duduk di kelas 2 SMP. Ada juga ibu Tetti seorang ibu-ibu yang semangat sekali untuk belajar Al-Qur’an, karena mereka mempunyai tekad yang kuat untuk bisa dan lancar untuk membaca Al-Qur’an sebagai tuntunan kehidupan mereka.

Semangat dan keingintahuan mereka perlu kita tiru. Al Qur’an adalah cahaya untuk kehidupan. Semoga dengan kita mempelajarinya cahaya tersebut akan masuk ke dalam hati. Karena Al-Qur’an juga sebagai petunjuk jalan kita supaya tidak tersesat. Mereka, dengan segenap usahanya untuk mempelajari Al- Quran semoga Allah mudahkan jalan dan menuntun mereka menuju cahaya surga. Jika cahaya dunia tidak dapat terlihat, maka cahaya akhiratlah yang akan terpancar, karena dengan Al-Quran lah penyelamat mereka, penyelamat kita semua. Kekurangan adalah suatu kelebihan yang Allah berikan. Semoga kegiatan Pesantren Ramadhan ini bisa membuka mata hati, serta menghadirkan Al-Qur’an di dalam hati. Setiap hari, tidak hanya di bulan Ramadhan tetapi berdampak pula pada bulan-bulan selanjutnya. Dan semoga kita semua menjadi hamba-hamba yang bersyukur. Maka, “Ketika kita Menyentuh Kalamullah, Maka Allah Yang Akan Menyentuh Kita dengan Cahaya SurgaNya. Aamiin.